Proyek Penataan Pulau Penyengat Tidak Boleh Senasib dengan Monumen Bahasa

Diterbitkan oleh Redaksi pada Senin, 29 November 2021 15:35 WIB dengan kategori Parpol Tanjungpinang dan sudah 162 kali ditampilkan

TANJUNGPINANG - Hanafi Ekra Ketua Fraksi PKS DPRD Kepri berharap proyek penataan Pulau Penyengat tidak mengulangi cerita proyek monumen bahasa yang mangkrak. Harus serius dikerjakan dan seprofesional mungkin direncanakan.

"Saya mengapresiasi penataan pulau Penyengat, tapi terpenting adalah bagaimana dengan penataan ini akan membuat Penyengat menjadi sebuah tempat wisata sejarah yang memberikan kesan tersendiri bagi pengunjungnya, saya tidak mau terulang seperti proyek sebelumnya seperti monumen bahasa," kata Hanafi Ekra.

Sebelumnya Gubernur Kepri diberbagai media mengatakan Pemprov Kepri menyiapkan anggaran sebesar Rp 30 miliar di tahun anggaran 2022, untuk penataan Pulau Penyengat sebagai pusat pariwisata di Ibu Kota Provinsi Kepri, Kota Tanjungpinang.

"Dengan anggaran sebesar Rp 30 Miliar kita berharap Penyengat menjadi semakin molek untuk dikunjungi sebagai salah satu destinasi wisata sejarah di Kepri, kita dukung tapi kita ingatkan jangan sampai mangkrak, mengurangi nilai sisi sejarahnya dan harus dikerjakan seoptimal mungkin serta melibatkan tokoh masyarakat tempatan," tutup Hanafi Ekra.