Rakor Pengawasan Pemutakhiran Daftar Pemilih, Bawaslu Sulsel Hadirkan Jajaran

Diterbitkan oleh Admin pada Ahad, 27 November 2022 08:53 WIB dengan kategori Headline Makassar dan sudah 124 kali ditampilkan

MAKASSAR - Dalam rangka persiapan pengawasan tahapan pemutakhiran para daftar pemilih, Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan mengumpulkan jajaran Bawaslu di 24 kabupaten dan kota dalam rapat koordinasi persiapan pelaksanaan pengawasan pemutakhiran daftar pemilih yang digelar di kota Makassar, Sabtu (26/11/2022). Malam

Dihadapan peserta yang juga dihadiri oleh KPU Bawaslu kabupaten kota se-Sulsel. Amrayadi selaku Anggota Bawaslu Sulsel mengungkapkan bahwa Bawaslu berkewajiban untuk memberikan penyampaian kepada KPU sebagai penyelenggara teknis tahapan pemutakhiran daftar pemilih dalam bentuk saran perbaikan. 

"Dalam penyusunan daftar pemilih, Bawaslu berkewajiban untuk memberikan penyampaian kepada penyelenggara teknis, saran perbaikan misalnya yang ada di Perbawaslu 5 tahun 2022 yang  menyebut KPU harus melaksanakan saran perbaikan dari Bawaslu paling lambat 3 hari, jika tidak maka Bawaslu bisa menanganinya dengan menjadikannya sebagai temuan dugaan pelanggaran pemilu," jelas Amrayadi

Amrayadi juga mengungkapkan, pengawasan aktif dari Bawaslu di masing-masing tingkatan sangat dihadapkan sebagai langkah menyiasati keterbatasan personil.

"Kami menyadari ada kondisi-kondisi tertentu yang akan membatasi kita saat melakukan pengawasan, tapi tentu kita punya strategi masing-masing. Saya harapkan, dalam forum ini hal itu dapat dibangun bersama," Terang Amrayadi.

Sebelumnya, Ketua Bawaslu Sulsel HL Arumahi saat membuka kegiatan, mengatakan Rakor ini merupakan rangkaian dari pertemuan pertemuan sebelumnya. 

"Sebelum ada tahapanpun, kita (Bawaslu) sudah lama berbicara soal daftar pemilih. Progress ini tidak boleh berhenti.  Kita akan lebih serius lagi. Apalagi kita semua tahu bahwa daftar pemilih itu adalah hak warga negara," Tukas Arumahi.