Suwarni Sebut Menjadi Peserta JKN Merupakan Pilihan yang Sangat Tepat

Diterbitkan oleh Admin pada Selasa, 19 Desember 2023 17:55 WIB dengan kategori Kesehatan Makassar dan sudah 417 kali ditampilkan

MAKASSAR, - Seorang ibu rumah tangga yang juga merupakan salah satu peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Program JKN merupakan program yang dikelola oleh BPJS Kesehatan. Program JKN telah memberikan banyak manfaat berupa pelayanan kesehatan dan bantuan biaya kesehatan.

Manfaat dari Program JKN sudah banyak dirasakan oleh berbagai lapisan masyarakat. Salah satunya oleh warga asli Kota Makassar yang biasa disapa Suwarni (45) tahun

“Saya dan keluarga sudah beberapa kali menggunakan pelayanan kesehatan dari Program JKN. Mulai dari pemeriksaan ringan sampai tindakan operasi, segala biaya dan pelayanan kesehatan kami ditanggung oleh BPJS Kesehatan,” ucap Suwarni Selasa (19/12/2023).terkininews.com

Suwarni dan keluarga merupakan peserta JKN segmen Pekerja Bukan Penerima Upah dan Bukan Pekerja (PBPU-BP) kelas II. Ia bercerita bahwa belum lama ini ia dan keluarga menjadi peserta JKN. Sebelumnya ia masih menjadi peserta umum dan tiap berobat harus membayar biaya pengobatan sendiri.

“Saya dan keluarga belum lama ini menjadi peserta JKN. Teman merekomendasikan untuk ikut Program JKN karena berhubung suami dan saya biasanya melakukan check-up kesehatan. Awalnya saya ragu untuk mendaftar karena berfikir pengurusannya yang ribet. Namun itu cuma pemikiran saya saja karena nyatanya tahapan menjadi peserta JKN itu mudah dan cepat,” ungkap Suwarni

Kedatangan Suwarni di Rumah Sakit (RS) Primaya bertujuan mengantar anaknya yang berusia 12 tahun untuk berobat di spesialis ortopedi. Anaknya terjatuh di sekolah sehingga lengannya terkilir. Sebelumnya sudah sempat diurut namun tidak membuahkan hasil yang baik.

“Awalnya saya kira tangan anak saya hanya terkilir jadinya saya bawa ke tukang urut saja. Namun karena tidak kunjung membaik, akhirnya saya bawa ke faskes tingkat pertama di Puskesmas Tamamaung dan dari sana dirujuk ke faskes tingkat lanjut di RS Primaya. Untuk sekarang kami sementara menunggu hasil pemeriksaan dari dokter,” cerita Suwarni.

Bahkan Suwarni juga membagikan cerita bahwa dirinya pernah menjalani operasi hernia yang dimana seluruh biaya pengobatan dan operasinya sepenuhmya ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Suwarni bersyukur saat itu dirinya telah menjadi peserta JKN sehingga tidak perlu khawatir lagi dengan persoalan biaya.

“Saya juga sudah pernah merasakan sendiri bagaimana pelayanan kesehatan dari Program JKN. Saat itu saya diharuskan untuk menjalani operasi hernia. Hal tersebut merupakan dampak dari operasi usus buntu saya yang dilakukan tiga bulan sebelumnya,” ucap Suwarni.

Suwarni mengungkapkan bahwa ia merasakan perbedaan beban biaya dari dua operasi yang pernah dia jalani itu. Dikarenakan saat operasi usus buntu ia belum menjadi peserta JKN. Sehingga seluruh biaya operasinya harus dibayarkan sendiri. Berbeda saat dirinya menjalani operasi hernia yang seluruh biayanya ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

“Walaupun operasi hernia saya menggunakan pelayanan dari BPJS Kesehatan, pelayanan kesehatan yang saya terima itu sama dengan saat saya masih menjadi pasien umum. Tidak ada pembatasan rawat inap, semua perawatan serta obat diberikan secara lengkap,” cerita Suwarni.

Suwarni begitu puas dengan pelayanan yang diberikan BPJS Kesehatan. Ia mengaku bahwa selama menggunakan pelayanannya tidak ada biaya tambahan yang ditagihkan. Seluruh biaya pengobatan ditanggung.

“Saya juga senang dengan prinsip gotong royong dari Program JKN. Di saat kita tidak membutuhkan pelayanan kesehatan, kita menolong dengan menginfakkan sebagian harta kita dari iuran yang dibayarkan untuk orang yang lebih membutuhkan. Saya bersyukur kalau tidak menggunakan pelayanannya yang artinya alhamdulilah saya masih diberi kesehatan. Kalau kita sehat, kita bantu yang sakit. Sebaliknya kalau kita yang sakit, kita dibantu yang sehat,” tutup Suwarni. (Tiara/**)