Naas, Petugas Damkar Kota Tegal Terlindas Mobil Damkar Saat Evakuasi Kebakaran

Diterbitkan oleh Achmad Sholeh pada Senin, 13 Mei 2024 15:48 WIB dengan kategori Jawa Tengah dan sudah 309 kali ditampilkan

TEGAL - Nasib naas menimpa seorang petugas Damkar Kota Tegal yang terlindas mobil damkar saat tengah menangani kasus kebakaran belasan ruko onderdil sepeda motor atau pasar loak di kompleks Alun-alun Kota Tegal.

Petugas Damkar tersebut bernama Parwoto (57) alias Gareng warga Kejambon, Kecamatan Tegal Timur Kota Tegal. 

Parwoto terlindas mobil damkar saat tengah menangani evakuasi kebakaran yang berada di lokasi ruko onderdil sepeda motor di kompleks Alun-alun Kota Tegal, Senin (13/05/2024) pagi.

Menurut penuturan salah satu pemilik kios yang terbakar Masruhin (45) mengatakan insiden kebakaran ini kemungkinan akibat konsleting listrik, sebab semalam hujan lebat kemungkinan ada air yang mengalir ke saluran listrik sehingga terjadinya percikan api sampai terbakar. 

Insiden kebakaran ini memakan korban 12 ruko yang terbakar dari 12 kios tersebut ada 3 kios miliknya yg juga ludes terbakar, dan untuk kerugian di perkirakan satu kios bisa mencapai lima puluh juta sampai seratus juta, tandas Masruhin. 

Terkait insiden petugas Damkar yang terlindas mobil Damkar dirinya mengatakan saat itu korban hendak memarkirkan mobil Damkar berjalan mundur untuk kembali mengisi air karena pada saat itu kios di pasar loak Alun-alun yang terbakar belum juga bisa dipadamkan.

Saat mobil Damkar melaju mundur dengan kecepatan yang cukup tinggi, korban persis berada tepat di belakang mobil Damkar, yang akhirnya korban terlindas hingga masuk di bagian bawah mobil dan tak tersadarkan diri,ungkap Masruhin. 

Usai terlindas mobil Damkar, korban langsung dilarikan ke RSUD Kardinah untuk mendapatkan perawatan secara intensif,imbuh Masruhin. 

Sementara itu Plt. Direktur RSUD Kardinah Kota Tegal, dr. Lenny Harlina Herdha Santi saat dimintai keterangan Senin(13/5/2024) menyampaikan bahwa kondisi korban saat ini lebih baik dari saat datang. Korban saat ini sedang ditangani oleh tim medis di ruang ICU.

Pihaknya juga belum bisa memberikan keterangan yang lebih konkret terkait luka-luka apa saja yang diderita korban pasca insiden tersebut.

“Mohon maaf sekali lagi, kami pihak rumah sakit belum bisa memberikan statement lebih jauh, karena harus ijin atasan terlebih dahulu,” tutupnya.