Gubernur Ansar Tegaskan Kepri Punya Keunggulan Geografis untuk Pembangunan Ekonomi
ADVERTORIAL - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Republik Indonesia, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), memimpin Rapat Koordinasi Transmigrasi Lokal dan penyerahan Sertifikat Hak Milik (SHM) di Kantor BP Batam, Provinsi Kepulauan Riau. Dalam rapat tersebut, turut hadir Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanegara, Wakil Menteri ATR/BPN Ossy Dermawan, Gubernur Kepri Ansar Ahmad, Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura, serta berbagai pejabat daerah.
Menko AHY menyerahkan SHM kepada perwakilan warga Rempang yang telah menempati rumah baru di Tanjung Banon sebagai bagian dari pembangunan Rempang Eco City. Penyerahan SHM ini menegaskan komitmen pemerintah untuk memberikan kepastian hukum bagi hunian yang telah diberikan kepada masyarakat. Selain itu, Menko AHY juga mengungkapkan bahwa lebih dari 160 SHM telah diterbitkan, dengan jumlah ini terus meningkat seiring dengan penyelesaian proses administrasi.
Menteri Transmigrasi, M. Iftitah, menjelaskan bahwa Batam akan menjadi Kawasan Ekonomi Transmigrasi Terintegrasi (KEET) yang akan membawa pembangunan transmigrasi modern dan terintegrasi, mendukung pertumbuhan ekonomi baru yang berkeadilan. Gubernur Kepri Ansar Ahmad turut menyoroti keunggulan geografis Kepri, yang memberikan banyak keuntungan, termasuk status Free Trade Zone (FTZ) untuk wilayah Batam-Bintan-Karimun (BBK), serta 7 Proyek Strategis Nasional (PSN) yang akan mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.
Sementara itu, Walikota Batam dan Kepala BP Batam, Amsakar Ahmad, menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat atas pembukaan kawasan ekonomi baru di Rempang, yang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Batam sebagai pusat industri dan perdagangan.

