May Day di Batam, Wagub Kepri Apresiasi Perjuangan dan Solidaritas Buruh

Diterbitkan oleh Redaksi pada Kamis, 1 Mei 2025 15:40 WIB dengan kategori Advertorial Batam dan sudah 235 kali ditampilkan

ADVERTORIAL - BATAM - Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Nyanyang Haris Pratamura, menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap kontribusi buruh dalam pembangunan daerah, terutama dalam memperkuat solidaritas antara pelaku hubungan industrial di Kepri. Hal ini disampaikan saat menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day yang digelar oleh Konsulat Cabang Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (KC FSPMI) di Halaman Parkir Plaza Batamindo, Muka Kuning, Kota Batam, pada Kamis (1/5) pagi.

Dalam sambutannya, Nyanyang menyatakan bahwa buruh merupakan pilar penting dalam pembangunan ekonomi dan kemajuan daerah. Ia menegaskan bahwa keberadaan buruh tidak hanya sebagai tenaga kerja, namun juga sebagai bagian penting dalam roda penggerak perekonomian. Ia menyebut momentum May Day sebagai ajang refleksi dan penyampaian aspirasi para buruh terkait kesejahteraan, hak-hak dasar pekerja, serta kondisi kerja yang layak.

Pemerintah Provinsi Kepri, lanjut Nyanyang, berkomitmen untuk terus menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang adil, inklusif, dan berkelanjutan. Melalui sinergi antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah, ia berharap hubungan industrial di Kepri akan semakin harmonis. Pemprov juga mendorong dialog sosial secara berkala sebagai sarana menyalurkan aspirasi dan menyelesaikan permasalahan ketenagakerjaan secara bijak.

Sementara itu, Ketua DPW FSPMI Kepri, Deddy Iskandar, mengangkat tiga isu utama yang menjadi perhatian dalam peringatan May Day tahun ini, yakni kepastian kerja (job security), kepastian pendapatan (income security), dan jaminan sosial (social security). Ia menilai ketiga isu tersebut merupakan hak mendasar bagi setiap buruh dan menjadi landasan utama untuk mencapai kesejahteraan yang berkeadilan.

Deddy juga menyampaikan beberapa tuntutan buruh, seperti penghapusan sistem outsourcing yang merugikan pekerja, pengesahan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga dan Undang-Undang Perampasan Aset, serta sistem pengupahan yang lebih adil. Ia menekankan bahwa perjuangan buruh bukan semata-mata demi upah, melainkan juga demi kepastian masa depan dan perlindungan bagi keluarga mereka.

Acara May Day yang mengusung tema “Bersinergi Menghadapi Tantangan Global” ini dihadiri oleh ribuan buruh dari berbagai sektor industri. Berbagai kegiatan meramaikan peringatan ini, seperti pentas seni, atraksi budaya, long march, pembentukan formasi tulisan “Hari Buruh”, pameran produk perusahaan, serta donor darah.

Turut hadir dalam kegiatan ini jajaran Forkopimda dan pejabat penting, seperti Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Syafrudin, Ketua DPRD Provinsi Kepri Iman Sutiawan, Perwakilan Danrem 033/Wira Pratama, Kabinda Kepri Brigjen TNI Bonar Panjaitan, Ketua Apindo Kepri Stanly Rocky, Walikota Batam Amsakar Ahmad, serta Kapolresta Barelang Kombes Pol Zaenal Arifin. Kehadiran para pejabat ini menjadi simbol sinergi antara pemerintah, pengusaha, dan buruh dalam memperjuangkan hak-hak pekerja dan menjaga stabilitas hubungan industrial di Kepri.