Lolos SNBT Politeknik Negeri Jakarta? Ini Harapan dan Tugas Pertamamu

Diterbitkan oleh Redaksi pada Kamis, 29 Mei 2025 06:23 WIB dengan kategori Jakarta Pendidikan Suara Mahasiswa dan sudah 476 kali ditampilkan

Sheila Lathifatul Adawiyyah

Kontributor Jabodetabek

 

JAKARTA - TERKININEWS.COM - Suasana penuh haru dan semangat terasa di kalangan calon mahasiswa baru Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) setelah pengumuman hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2025 diumumkan secara serentak pada 25 Mei lalu. Di balik euforia kelulusan, para mahasiswa baru menyadari bahwa perjuangan mereka baru saja dimulai.

Bagaimana tidak, tahun ini sebanyak 27.530 peserta mendaftar ke PNJ melalui jalur SNBT, namun hanya 1.352 orang yang dinyatakan lolos. Artinya, peluang untuk diterima hanya sekitar 1 dari 20 orang. Mereka yang berhasil masuk bisa dibilang luar biasa, karena mampu menyingkirkan puluhan ribu pesaing dari seluruh Indonesia.

Dina, salah satu peserta yang dinyatakan lolos menceritakan pengalamannya. "Senang banget," ujarnya singkat saat ditanya soal perasaannya setelah mengetahui hasil pengumuman. Ia langsung mengabari keluarga sebagai orang pertama yang ingin dia beri kabar bahagia tersebut.

Bagi dirinya, diterima di PNJ adalah bukti bahwa usaha yang ia lakukan selama ini tidak sia-sia. “Aku belajar lewat aplikasi online dan YouTube, terus konsisten ngerjain soal-soal. Semuanya online sih, tapi alhamdulillah berhasil,” jelasnya.

Meski proses seleksi SNBT dikenal ketat dan kompetitif, ia mengaku tidak terlalu merasa terbebani. “Tantangan sih nggak ada yang berat banget, paling agak deg-degan pas UTBK-nya aja,” tuturnya.

Mahasiswa baru ini memilih jurusan yang ia rasa sesuai dengan minat pribadinya dan juga berdasarkan hasil tes minat bakat. “Aku memang suka bidang ini dari dulu,” tambahnya. Ia berharap bisa berkembang dan belajar banyak hal baru selama kuliah nanti.

Saat ditanya apa yang paling ditunggu dari dunia perkuliahan, ia menjawab antusias, “OSPEK! Aku liat seru banget di sosmed, jadi nggak sabar pengen ikutan.”

Namun di balik antusiasmenya, ada juga kekhawatiran yang menyelimuti. “Aku takut nggak bisa adaptasi, takut nggak nemu teman yang benar-benar cocok,” ujarnya jujur. Ia juga menyadari bahwa tantangan sebagai mahasiswa baru bukan hanya soal akademik, tapi juga manajemen waktu. “Kita harus bisa atur waktu karena pasti banyak tugas, ada organisasi juga, harus pintar bagi waktu.”

Pihak kampus sendiri mengingatkan bahwa perjuangan mahasiswa baru belum selesai setelah dinyatakan lolos. “Selamat untuk yang sudah diterima di PNJ, tapi perjuangan kalian baru dimulai. Jangan sia-siakan kesempatan ini, segera daftar ulang dan bersiap untuk adaptasi dan berkembang di lingkungan kampus,” pesan perwakilan Panitia PMB PNJ.

Dengan rasio ketat 1 banding 20, bisa diterima di PNJ lewat SNBT bukan hanya soal nilai, tapi juga tentang kegigihan. Selamat, kalian sudah membuktikan itu. Kini saatnya melangkah lebih jauh.