Proposal Damai Trump Diterima Israel, Tapi Hamas Menilai Tak Memenuhi Tuntutan

Diterbitkan oleh Redaksi pada Sabtu, 31 Mei 2025 07:05 WIB dengan kategori Headline Internasional dan sudah 369 kali ditampilkan

INTERNASIONAL - TERKININEWS.COM - Pemerintah Amerika Serikat mengusulkan gencatan senjata selama 60 hari di Gaza, dengan imbalan pembebasan 28 sandera Israel oleh Hamas dan 1.236 tahanan Palestina oleh Israel. Proposal ini juga mencakup pengiriman bantuan kemanusiaan yang dijamin oleh Presiden AS Donald Trump, serta dimediasi oleh Mesir dan Qatar.

Israel telah menerima proposal tersebut, menurut laporan media lokal. Namun, Hamas menyatakan bahwa tanggapan Israel tidak memenuhi tuntutan utama rakyat Palestina, termasuk penghentian total permusuhan dan penyelesaian krisis kemanusiaan.

Jika kesepakatan awal berlangsung lancar, tahap berikutnya mencakup pembebasan sisa sandera Israel dan penarikan bertahap pasukan Israel dari Gaza. Namun, perbedaan tajam tetap ada: Israel menuntut Hamas bubar dan melucuti senjata, sementara Hamas meminta Israel menarik pasukan dan menyatakan komitmen mengakhiri perang lebih dulu.

Tekanan internasional terhadap Israel pun meningkat. Beberapa negara Eropa kini secara terbuka mendesak penghentian perang dan percepatan bantuan kemanusiaan. Meski bantuan dari organisasi swasta seperti GHF telah menjangkau sebagian wilayah, PBB menyebut distribusinya masih sangat terbatas dan tidak memadai untuk menangani krisis kelaparan di Gaza.