Pembangunan Air Minum SPAM Di Desa Leuwidamar Terkesan Dipaksakan Oleh Pihak Pemborong Inisial (SDI)
LEBAK - TERKININEWS.COM - Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kampung Cibabang, Desa Leuwidamar, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, menuai sorotan. Meskipun terlihat megah dan kokoh, proyek yang dibiayai pada anggaran 2023 ini dinilai dipaksakan dan kurang bermanfaat bagi masyarakat.
Warga setempat mengeluhkan pemasangan mesin SR yang ditempatkan di kebun-kebun dan satu rumah bahkan memiliki dua mesin SR. "Kenapa dipaksakan jika tidak bermanfaat bagi masyarakat? Ini seperti membuang-buang anggaran negara," kata warga yang enggan disebutkan namanya.
Pihak pemborong, berinisial SDI, menjelaskan melalui pesan WhatsApp kepada awak media bahwa pemasangan mesin SR sesuai permintaan warga. "Awalnya untuk keperluan keluarga yang tidak dapat air dekat masjid. Ada datanya, KTP, KK, sekitar seratus SR. Bisa konfirmasi ke Kades Edi Suyadi," jelas SDI.
Namun, rencana pembangunan rumah di sekitar kebun yang menjadi alasan penempatan mesin sejak 2023 hingga kini belum terealisasi, sehingga banyak mesin sudah rusak dan berkarat.
Menanggapi hal ini, aktivis Kabupaten Lebak, A, menyatakan akan menggelar aksi demo ke Dinas PUPR Kabupaten Lebak. "Kami menuntut tindakan tegas terhadap semua pelanggaran pembangunan SPAM yang tidak jelas dan kurang bermanfaat bagi masyarakat penerima manfaat. Ini dianggap menghambur-hamburkan uang negara," tegasnya.

