Kunjungan Raja Yordania Kepada Sang Sahabat , Presiden Prabowo - Dari Datang Hingga Pulang

Diterbitkan oleh Redaksi pada Sabtu, 15 November 2025 16:23 WIB dengan kategori Gibran Headline Jakarta Politik Prabowo dan sudah 483 kali ditampilkan

JAKARTA - TERKININEWS.COM - Hubungan Indonesia dan Kerajaan Yordania Hasyimiah kembali menunjukkan kedekatan yang kuat melalui kunjungan kenegaraan Raja Abdullah II ibn Al Hussein pada 14–15 November 2025. Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyambut langsung kedatangan sang raja sejak momen pesawat mendarat hingga melepas kepulangannya, dalam sebuah rangkaian agenda penuh kehormatan dan persahabatan.

Pengawalan Ketat di Udara dan Sambutan Hangat di Halim

Kunjungan dimulai Jumat (14/11/2025) sekitar pukul 16.00 WIB ketika pesawat kenegaraan yang membawa Raja Abdullah II memasuki wilayah udara Indonesia. TNI AU memberikan penghormatan dengan pengawalan tujuh pesawat tempur F-16 dan tiga pesawat T-50 sejak memasuki ruang udara Pekanbaru, Riau.

Setibanya di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Presiden Prabowo menanti di bawah tangga pesawat sebuah gestur yang mencerminkan penghormatan tertinggi kepada sahabat sekaligus kepala negara. Keduanya langsung berpelukan hangat sebelum bersama-sama memberikan penghormatan kepada bendera kedua negara.

Prosesi penyambutan diiringi pasukan jajar kehormatan, dentuman meriam enam kali, serta persembahan tari rampak none Betawi. Sejumlah pejabat negara turut hadir, termasuk Menlu Sugiono, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, dan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.

IrIng-iringan Spektakuler Menuju Istana Merdeka

Presiden Prabowo dan Raja Abdullah II kemudian bertolak menuju Istana Merdeka dalam satu kendaraan. Di sepanjang rute, sekitar dua ribu pelajar menyambut dengan bendera kedua negara, sementara iring-iringan kehormatan terdiri atas pasukan motoris, pasukan berkuda, dan perangkat protokoler lainnya.

Sesampainya di istana, upacara penyambutan kenegaraan berlangsung khidmat dengan 21 kali dentuman meriam salvo. Kedua pemimpin memeriksa pasukan kehormatan dan menggelar sesi foto serta penandatanganan buku tamu sebelum melakukan pertemuan tête-à-tête dan pertemuan bilateral.

Pertemuan Bilateral: Diplomasi Persahabatan Dua Pemimpin

Dalam pertemuan bilateral, Presiden Prabowo menegaskan bahwa Indonesia memandang Yordania sebagai sahabat erat sekaligus mitra strategis, terutama dalam isu-isu kemanusiaan di Timur Tengah.

“Kami ingin bekerja sama secara erat dan anggaplah Indonesia sebagai rumah kedua Anda,” tutur Presiden Prabowo.

Raja Abdullah II membalas dengan penghargaan tinggi terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo serta menyampaikan duka cita atas musibah yang terjadi di Indonesia beberapa waktu lalu.

“Kita sudah berteman bertahun-tahun, kita telah menjadi saudara,” ujar Raja Abdullah II mengenang kedekatan personal yang terjalin sejak keduanya masih bertugas sebagai prajurit.

Penghargaan Tertinggi dari Yordania untuk Presiden Prabowo

Salah satu momen bersejarah dalam kunjungan ini adalah penganugerahan The Bejewelled Grand Cordon of Al Nahda (Order of the Renaissance) kepada Presiden Prabowo. Penghargaan tertinggi kerajaan tersebut diberikan atas kontribusi besar dalam memperkuat hubungan Indonesia–Yordania serta peran Presiden Prabowo dalam diplomasi dan stabilitas global.

Menlu Sugiono menyebut penghargaan tersebut sebagai kebanggaan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Sambutan Rakyat: Pelajar hingga Warga Asing Turut Meramaikan

Sepanjang jalur menuju Istana Merdeka, para pelajar menyambut dengan antusias. Abid Naufal, siswa SMPN 18 Jakarta, mengaku bangga bisa melihat langsung kedua pemimpin.

“Harapan saya Bapak Presiden sehat selalu, dan Raja Abdullah II sering-sering ke Indonesia,” ujarnya.

Sienna, warga Australia yang turut menyaksikan prosesi, menyebut penyambutan tersebut “sangat luar biasa dan mengagumkan”.

Jamuan Santap Malam Kenegaraan

Pada Jumat malam, jamuan santap malam kenegaraan berlangsung di Istana Negara. Presiden Prabowo menegaskan bahwa Indonesia melihat Yordania bukan sekadar mitra, tetapi saudara.

Raja Abdullah II menambahkan bahwa Indonesia memiliki peran penting dalam komunitas Muslim dunia dan memuji visi pembangunan Presiden Prabowo.

Demonstrasi Drone dan Perpisahan Penuh Kehangatan

Hari kedua kunjungan diisi dengan agenda bersama TNI dan Angkatan Bersenjata Yordania, termasuk demonstrasi drone di Lapangan Tembak Djamsuri AU.

Menjelang keberangkatan, Presiden Prabowo mengantar langsung Raja Abdullah II hingga ke tangga pesawat. Keduanya berpelukan hangat sebelum Raja Abdullah II naik ke pesawat.

Sebagai penghormatan akhir, pesawat tempur F-16 kembali bermanuver di langit Lanud Halim Perdanakusuma.

Penutup Simbol Persahabatan Dua Bangsa

Kunjungan dua hari ini bukan hanya agenda diplomatik, tetapi juga penegas kedekatan personal antara dua pemimpin dan dua bangsa. Sejak hubungan diplomatik dibuka tahun 1951, Indonesia dan Yordania terus memperkuat kerja sama dalam perdamaian, pendidikan, pertahanan, hingga isu-isu global.

Di bawah langit Jakarta, diplomasi sekali lagi menunjukkan wajah paling hangatnya persahabatan.