IHSG Melemah Tipis ke 8.414, Big Caps Tekan Indeks di Akhir Pekan

Diterbitkan oleh Redaksi pada Jumat, 21 November 2025 19:18 WIB dengan kategori Bisnis Ekonomi dan sudah 497 kali ditampilkan

MIRAE ASSET - TERKININEWS.COM - HSG menutup akhir pekan di posisi 8.414 pada Jumat (21/11), turun tipis seiring pelemahan pasar Asia yang mengikuti tren negatif di Amerika Serikat. Beberapa saham big cap, termasuk TLKM (-3,8), BBRI (-0,8%), dan BBCA (-0,3%) menjadi penekan utama pergerakan indeks hari ini.

Tercatat 274 saham menguat dan 352 saham melemah. IHSG -5,6 point (-0,07%) ke level 8.414 dan LQ45 -2,3 poin (-0,28%) ke level 846

Sectoral Return:
-    IDXBASIC +0,65%
-    IDXCYCLIC +0,66%
-    IDXENERGY -0,29%
-    IDXFINANCE -0,61%
-    IDXHEALTH +0,40%
-    IDXINDUST +0,85%
-    IDXINFRA -0,58%
-    IDXNONCYC -0,49%
-    IDXPROPERT +0,58%
-    IDXTECHN +2,71%
-    IDXTRANS -0,60%

USD/IDR -19 poin (-0,12%) terhadap Rupiah di angka 16.682

Saham yang ditutup menguat

-    ATAP ditutup menguat Rp16 (+9,93%) ke level Rp177 Budi Aditya Erna Mulyanto resmi muncul sebagai calon pengendali baru PT Trimitra Prawara Goldland Tbk (ATAP) dengan menyerap 637.5 jutasaham atau mengakuisisi 51% saham perseroan. Transksi tersebut disepakati pada 20 November 2025.

-    TOBA ditutup menguat Rp35 (+4,26%) ke level Rp855 PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) terus mematangkan rencana ekspor listrik bersih ke Singapura, namun perseroan masih menunggu kepastian regulasi dari pemerintah. Salah satu proyek yang disiapkan sebagai pemasok utama adalah PLTS terapung di Batam berkapasitas awal 46 MW yang ditargetkan beroperasi pada kuartal IV/2025.

-    SICO ditutup menguat Rp2 (+1,45%) ke level Rp139 PT Sigma Energy Compressindo Tbk (SICO) menyampaikan rencana pembagian Dividen Interim untuk periode tahun buku 2025 sebesar Rp2.7 juta lembar saham setara Rp3 per saham. Cum Dividen akan di lakukan pada 1 Desember 2025.

Saham yang ditutup melemah

-    ASSA ditutup melemah Rp30 (-2,72%) ke level Rp1.070 PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) mengantongi kredit senilai Rp500 miliar dari PT Bank QNB Indonesia Tbk (BKSW) pada Kamis (20/11/2025). Fasilitas term loan tersebut untuk mendorong ekspansi armada dan mendukung pertumbuhan bisnis.

-    TINS ditutup melemah Rp60 (-1,93%) ke level Rp3.040 PT Timah Tbk (TINS) mengharapkan industrialisasi logam tanah jarang (LTJ) atau rare earth elements (REE) dapat berjalan mulai tahun 2028. Namun, hingga sampai saat ini, perseroan masih menunggu regulasi soal komersialisasi logam tanah jarang.