IHSG Tembus Rekor Baru 8.711, Energi dan Teknologi Jadi Motor Kenaikan
MIRAE ASSET - TERKININEWS.COM - IHSG mengawali pekan dengan reli impresif, menembus rekor baru di 8.711 pada Senin (8/12). Rebound kuat ini ditopang penguatan hampir seluruh sektor, dengan kenaikan agresif IDXENERGY, didorong lonjakan dan tingginya transaksi saham ENRG (18,7%), DEWA (+11,2%), dan BUMI (+5,9%), diperkuat kenaikan GOTO (+9,4%) yang menambah tenaga indeks.
Tercatat 385 saham menguat dan 265 saham melemah. IHSG +77,9 point (+0,9%) ke level 8.711 dan LQ45 +7,8 poin (+0,92%) ke level 855
Sectoral Return:
- IDXBASIC +0,47%
- IDXCYCLIC +1,40%
- IDXENERGY +2,73%
- IDXFINANCE +1,37%
- IDXHEALTH +2,80%
- IDXINDUST -1,42%
- IDXINFRA +2,05%
- IDXNONCYC +0,83%
- IDXPROPERT +0,27%
- IDXTECHN +2,64%
- IDXTRANS +2,17%
USD/IDR +72 poin (+0,43%) terhadap Rupiah di angka 16.694
Saham yang ditutup menguat
- AMRT ditutup menguat Rp90 (+4,87%) ke level Rp1.935 PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) mengambil langkah nyata dengan mengalokasikan Rp1,5 triliun untuk program buyback. Melalui aksi yang berlangsung hingga Maret 2026 ini, perseroan menargetkan menyerap 650 juta saham tanpa mengganggu operasional maupun kinerja keuangan.
- GTSI ditutup menguat Rp10 (+4,27%) ke level Rp244 Saham PT GTS Internasional Tbk (GTSI) kembali bergerak melesat setelah lepas dari suspensi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (8/12/2025). Saham GTSI tercatat disuspensi BEI pada 5 Desember 2025, saat sahamnya bergerak melesat 90,24% dalam sebulan.
- EMAS ditutup menguat Rp140 (+3,83%) ke level Rp3.790 PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) mendapatkan fasilitas revolving credit senilai USD350 juta untuk mendukung persiapan produksi emas perdana Tambang Emas Pani awal 2026, dimana Konstruksi tambang telah mencapai 83%, dengan fasilitas ADR memasuki tahap energization sejak 1 Desember 2025.
- ASSA ditutup menguat Rp10 (+0,84%) ke level Rp1.190 PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) menyerap belanja modal sebesar Rp1,04 triliun hingga September 2025. Seluruh dana tersebut dialokasikan terutama untuk pembelian unit armada baru.
Saham yang ditutup melemah
- DMMX ditutup melemah Rp8 (-2,11%) ke level Rp370 PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX) mengembangkan lini bisnis kekayaan intelektual atau Intellectual Property (IP) melalui PT Bumilangit Entertainment Corpora. DMMX dan Bumilangit tengah mengangkat dua IP untuk diproduksi menjadi series dan film layar lebar.

