Preview Film "Suamiku, Lukaku" Jadi Pemicu Seruan Stop Normalisasi KDRT di HUT Komunitas Perempuan Berkebaya

Diterbitkan oleh Redaksi pada Selasa, 16 Desember 2025 05:29 WIB dengan kategori Jakarta dan sudah 280 kali ditampilkan

JAKARTA - TERKININEWS.COM -  Komunitas Perempuan Berkebaya (KPB) merayakan ulang tahun ke-11 pada Sabtu (13/12/2025) di SCTV Tower, Jakarta, dengan rangkaian kegiatan edukasi dan advokasi. 

Acara yang berkolaborasi dengan SinemArt, Tarantella Pictures, The Big Pictures, Women’s Crisis Center (WCC) Puantara, dan Persatuan Wanita Jambi (Perwaja) menampilkan pembelajaran tengkuluk khas Jambi, edukasi memotong tumpeng, serta preview film Suamiku, Lukaku yang memantik diskusi tentang pencegahan normalisasi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
 
Pada diskusi bertema “Stop Normalisasi KDRT – Cerita Pembuatan Film Suamiku, Lukaku” pasca preview, Produser dan Sutradara Sharad Sharan mengumumkan bahwa film edukasi bertipe thriller ini akan tayang perdana pada Hari Kartini April 2026. 

Ia juga menyampaikan kebahagiaan karena film yang tidak ada satu adegan pun yang dipotong telah lolos sensor, dengan argumen bahwa kontennya bertujuan edukasi, bukan untuk memamerkan seks atau kekerasan.
 
Anissa Putri Ayudya sebagai intimacy coordinator (IC) dalam produksi film menjelaskan peran IC serta menekankan pentingnya keberanian menegaskan batasan sebagai salah satu cara mencegah KDRT. 

Sementara Direktur WCC Puantara Siti Husna Lebby Amin menyatakan bahwa meskipun ada payung hukum, normalisasi KDRT masih terjadi akibat kurangnya sosialisasi undang-undang. “Jangan tunggu sampai terjadi baru dilaporkan, harus dilakukan pencegahan,” tegasnya.
 
Film Suamiku, Lukaku yang disutradarai Viva Westi dan Sharad Sharan, dengan pemeran utama Ayu Azhari, Acha Septriasa, Baim Wong, Raline Shah, dan Mathias Muchus, mengangkat berbagai bentuk KDRT seperti fisik, psikis, penelantaran ekonomi, dan kekerasan seks. Pesan film ini adalah agar tidak ada perempuan yang dibungkam atau terjebak dalam siklus kekerasan.
 
Selain diskusi KDRT, acara juga menampilkan edukasi budaya di mana Perwaja memperkenalkan empat dari 98 model tengkuluk khas Jambi yang memiliki makna terkait status sosial, pernikahan, dan aktivitas. 

Ketua KPB Lia Nathalia juga menjelaskan cara memotong tumpeng yang benar yang jarang dipraktikkan lagi. Pada kesempatan itu, KPB memberikan apresiasi kepada berbagai mitra kolaborator yang telah bekerja sama selama 11 tahun.
 
Data Komnas Perempuan 2023 mencatat lebih dari 339.000 kasus kekerasan terhadap perempuan di Indonesia, dengan mayoritas terjadi di rumah tangga. 

Angka ini diperkirakan jauh lebih tinggi karena banyak korban yang memilih diam akibat stigma dan ketakutan. Film Suamiku, Lukaku diharapkan menjadi pemicu perubahan, meningkatkan kesadaran, mendorong korban bersuara, dan menginspirasi pembuat kebijakan memperkuat sistem dukungan bagi korban. (Sholeh).