Sejiwo di Lampung Timur, Ingatkan Bahwa Wartawan Tak Kebal Hukum

Diterbitkan oleh Redaksi pada Sabtu, 27 Desember 2025 03:55 WIB dengan kategori Daerah Lampung dan sudah 339 kali ditampilkan

LAMPUNG - TERKININEWS.COM - Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (PD IWO) Lampung Timur menggelar Sekolah Jurnalistik IWO (Sejiwo) di kantor Sekretariat Jalan Ir Sutami KM 61, Desa Sribhawono, Kecamatan Bandar Sribhawono, Jum'at (26/12/2025).

Kegiatan Sejiwo dibuka langsung oleh Ketua IWO Lampung Timur Andono dan diikuti anggota sebagai program penguatan kapasitas internal organisasi, khususnya peningkatan sumber daya manusia di bidang jurnalistik.

Topik dalam kegiatan Sejiwo tersebut, para jurnalis di ingatkan akan pentingnya mematuhi 11 kode etik dalam menjalankan profesi sebagai seorang wartawan agar tidak terjerat hukum.

"Wartawan tak kebal hukum, dengan memahami 11 kode etik jurnalistik dalam menjalankan tugasnya, pasti tak akan ada masalah" ungkap Arif Fahrudin, Bendahara PWI Lampung Timur yang menjadi Narasumber dalam Sejiwo kali ini.

Di hadapan peserta, Arif Fahrudin menjabarkan satu persatu dari 11 kode etik Jurnalistik dan sejumlah contoh pelanggaran yang kerap terjadi di lapangan. Salah satu yang disoroti adalah kesalahan dalam pemberitaan terkait anak.

Materi serupa juga disampaikan Ketua Pengurus Wilayah (PW) IWO Lampung, Edi Arsadad, yang memberikan penekanan pada sudut pandang pemberitaan kekerasan anak. Menurutnya, wartawan perlu menempatkan nilai edukasi sebagai fokus utama.

“Jadi saat menulis berita kekerasan anak bisa di lebihkan pada nilai edukasinya,” kata Edi Arsadad.

Kunjungan Dinas P3AP2KB:

Selain agenda Sejiwo, PD IWO Lampung Timur juga menerima kunjungan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten setempat.

Kunjungan tersebut dipimpin Kepala Seksi Pemberdayaan Perempuan Dinas P3AP2KB Lampung Timur, Triyanti, bersama tim pendamping dari UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Indah Lestari.

Dalam pertemuan itu, Andono memaparkan sejumlah program IWO Lampung Timur yang selama ini berjalan dan beririsan langsung dengan isu perlindungan perempuan dan anak. Program tersebut, kata dia, difokuskan pada upaya pencegahan sejak dini melalui pendekatan yang edukatif.

“Fokus kami di bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak antara lain mengadakan sosialisasi di sekolah-sekolah untuk mencegah bullying, mengedukasi penggunaan media sosial yang bijak"jelas Andono.

Dinas P3AP2KB Lampung Timur mengapresiasi peran IWO sebagai mitra strategis dalam upaya pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Menurut mereka, peran media dinilai penting dalam membangun kesadaran publik serta mengawal isu-isu sensitif secara berimbang.

“Kami melihat wartawan IWO telah menjalankan jurnalistik yang berpihak pada korban serta selalu menjunjung kode etik dalam peliputan berita,” kata Indah Lestari.

Indah berharap kolaborasi antara Dinas P3AP2KB dan IWO Lampung Timur dapat terus berlanjut dan semakin diperkuat ke depan. Kerja sama tersebut diharapkan mampu mendorong terwujudnya perlindungan yang lebih optimal bagi perempuan dan anak di Kabupaten Lampung Timur.

Kegiatan organisasi PD IWO Lampung Timur di akhiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) oleh pengurus untuk menyusun program kerja di tahun 2026 kedepan. Salah satu poin yakni rencana penguatan SDM melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW) serta terus menggelar Sejiwo masuk sekolah.