Jalan Untung Suropati–Candi Penataran Raya Rusak Parah, Truk Galian C Disorot

Diterbitkan oleh Redaksi pada Jumat, 16 Januari 2026 14:18 WIB dengan kategori Jawa Tengah dan sudah 219 kali ditampilkan

SEMARANG - TERKININEWS.COM - Ruas Jalan Candi Penataran Raya hingga Jalan Untung Suropati, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, mengalami kerusakan serius dalam beberapa bulan terakhir. Kondisi jalan yang berlubang, bergelombang, dan lapisan aspal yang mengelupas terlihat di sejumlah titik, sehingga mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.

Warga setempat menilai kondisi tersebut sudah tidak layak dilalui secara normal. Kerusakan jalan diduga dipicu oleh aktivitas lalu lintas kendaraan bermuatan berat, khususnya truk pengangkut material dari tambang galian C di wilayah Kalialang yang kerap melintas di jalur tersebut.

Berdasarkan pantauan di lapangan, kendaraan bertonase besar melintasi jalan tersebut secara rutin. Beban berlebih dinilai mempercepat kerusakan struktur jalan yang tidak dirancang untuk menahan lalu lintas berat dalam jangka panjang. Selain kerusakan fisik jalan, aktivitas tambang juga dikeluhkan karena menimbulkan debu dan berdampak pada kualitas lingkungan sekitar.

Masyarakat pun mendesak Dinas Perhubungan (Dishub) serta Satuan Lalu Lintas Polrestabes Semarang untuk segera turun tangan. Warga meminta adanya penertiban kendaraan bertonase besar, pengawasan ketat terhadap jalur operasional, hingga evaluasi terhadap perizinan aktivitas tambang guna mencegah kerusakan yang lebih parah.

“Kondisi ini tidak boleh dibiarkan. Jalan ini sangat vital bagi aktivitas warga. Pemerintah dan aparat harus hadir, bukan menunggu hingga kerusakan semakin parah,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Dishub maupun Satlantas Polrestabes Semarang terkait langkah penanganan atau rencana inspeksi lapangan. Publik berharap adanya tindakan konkret, mengingat kerusakan jalan yang dibiarkan berlarut berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan serta meningkatkan beban anggaran perbaikan di masa mendatang.

Redaksi