Gangguan Jalur KA Akibat Banjir Pekalongan, Polres Tegal Kota Siagakan Transportasi Tambahan
TEGAL - TERKININEWS.COM - Akibat banjir yang melanda Pekalongan dan memutus jalur kereta api, Polres Tegal Kota segera mengambil langkah antisipasi untuk menjamin kelancaran perjalanan dan kenyamanan penumpang, terutama di wilayah Stasiun Tegal.
AKBP Heru Antariksa Cahya, Kapolres Tegal Kota, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan sinergi kerja dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk mengatasi gangguan perjalanan dan mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang.
“Sejak mengetahui jalur KA terputus akibat banjir di Pekalongan, kami langsung melakukan koordinasi erat dengan pihak KAI Stasiun Tegal untuk mengambil langkah mitigasi yang tepat,” ujarnya di Markas Polres Tegal Kota pada Senin (19/1/2026).
Hasil kerja sama tersebut menghasilkan langkah konkret: PT KAI menyediakan 10 unit bus untuk mengangkut penumpang menuju Pekalongan dan Semarang, selain membuka kesempatan pengembalian tiket bagi yang ingin memilih moda transportasi lain.
“Penumpang dapat melakukan proses refund baik secara langsung di stasiun maupun melalui platform online, dengan jangka waktu hingga tujuh hari kedepan,” jelas Kapolres.
Selain itu, Polres Tegal Kota juga menyiapkan dua truk dan satu bus tambahan sebagai sarana darurat, serta Peleton Siaga Bencana Bhayangkara yang siap siap siaga kapan saja diperlukan.
“Personel kami juga ditempatkan di area stasiun dan melakukan patroli berkala untuk menjaga ketertiban serta keamanan seluruh masyarakat yang berpergian,” tegas AKBP Heru.
Rahmayandi, Junior Supervisor Pelayanan Stasiun Tegal, menambahkan bahwa penumpang yang telah tercatat akan mendapatkan layanan pengalihan ke bus sesuai dengan tujuan yang tertera di tiket, dengan dukungan armada yang telah disiapkan.
“Namun demikian, penumpang yang telah melakukan proses refund tidak dapat memanfaatkan fasilitas bus tersebut dan diharapkan mencari alternatif transportasi lain sesuai kebutuhan,” jelasnya.
Ia mengkonfirmasi bahwa jangka waktu untuk melakukan refund adalah hingga tujuh hari, baik melalui kanal offline maupun online.
Melalui langkah cepat dan kerja sama yang solid antar instansi, diharapkan dampak gangguan perjalanan akibat banjir dapat ditekan seminimal mungkin, sehingga mobilitas masyarakat tetap berjalan dengan aman dan teratur. (Sholeh).

