Operasi Keselamatan Candi 2026 Digelar, Polres Tegal Prioritaskan Pendekatan Humanis dan Bagikan Helm

Diterbitkan oleh Redaksi pada Senin, 2 Februari 2026 17:08 WIB dengan kategori Kota Tegal Tegal dan sudah 218 kali ditampilkan

TEGAL - TERKININEWS.COM -  Menyambut momen Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Kepolisian Resor Tegal melalui Polda Jawa Tengah resmi membuka Operasi Keselamatan Candi 2026 dengan apel gelar pasukan yang digelar pada hari Senin, 2 Februari 2026. 

Acara yang dipimpin langsung oleh Wakapolres Tegal ini menghadirkan berbagai elemen penting, mulai dari personel Polri dan TNI hingga sejumlah instansi terkait di wilayah Kabupaten Tegal.
 
Antusiasme dalam menyongsong operasi ini terlihat dari kehadiran banyak tokoh penting, antara lain Bupati Tegal, Dandim 0712/Tegal, Dansub Denpom IV/1-3 Tegal, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Kepala Cabang Jasa Raharja, para pejabat utama Polres Tegal, seluruh Kapolsek di wilayah kerja, serta rombongan peserta apel dan tamu undangan.
 
Dalam amanatnya, Kapolres Tegal menekankan bahwa dinamika lalu lintas saat ini terus berubah seiring bertambahnya jumlah kendaraan, pertumbuhan jumlah penduduk, dan kemajuan teknologi transportasi berbasis digital. Hal ini mendorong pihak kepolisian, khususnya Satuan Lalu Lintas, untuk terus beradaptasi dengan menerapkan pendekatan kerja yang lebih presisi dan inovatif.
 
Berlangsung selama 14 hari mulai tanggal 2 hingga 15 Februari 2026, operasi yang melibatkan 90 personel ini mengusung tiga pilar utama: langkah-langkah preemtif, preventif, dan represif. Semua ini bertujuan untuk mengantisipasi serta menangani pelanggaran lalu lintas yang bisa menyebabkan kecelakaan.
 
Penindakan akan dilakukan secara menyeluruh melalui sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) baik jenis statis maupun mobile, di samping pendekatan humanis melalui teguran simpatik. Beberapa poin yang menjadi fokus pengawasan antara lain penggunaan helm yang tidak memenuhi standar SNI, pelanggaran arah lalu lintas, penggunaan ponsel saat berkendara, kendaraan yang tidak layak jalan, knalpot yang tidak sesuai spesifikasi, balap liar, pelanggaran aturan parkir, pengendara dalam kondisi mabuk alkohol, serta berbagai pelanggaran lainnya.
 
Tak berhenti hanya pada apel, Satlantas Polres Tegal langsung menggelar kegiatan pembinaan humanis di depan Markas Polres Tegal usai acara berlangsung. Dipimpin oleh Kasat Lantas AKP Bharatungga Dharuning Pawuri, kegiatan ini menghadirkan berbagai bentuk edukasi dengan membagikan stiker, pamflet imbauan keselamatan berlalu lintas, cokelat, hingga helm bagi pengguna jalan yang membutuhkan. Respon positif langsung datang dari masyarakat yang melintas di lokasi tersebut.
 
“Dalam satu tahun terakhir, kita mencatat ada peningkatan hingga 120 kejadian kecelakaan lalu lintas. Meskipun angka korban jiwa menurun, hal ini menjadi sinyal bahwa kita masih perlu bekerja sama untuk meningkatkan budaya berlalu lintas yang tertib di Kabupaten Tegal,” ujar AKP Bharatungga.
 
Wakapolres Tegal Kompol M. Iskandar Syah juga menegaskan bahwa tantangan lalu lintas yang terus berkembang mengharuskan pihaknya untuk selalu meningkatkan kualitas pelayanan dan penegakan hukum. “Operasi Keselamatan Candi 2026 adalah bentuk komitmen kita untuk memastikan perjalanan masyarakat aman dan lancar menjelang hari raya,” jelasnya.
 
Dengan berbagai langkah yang diambil, Polres Tegal berharap dapat menyatukan langkah bersama masyarakat dalam menciptakan lingkungan lalu lintas yang aman, nyaman, tertib, dan lancar bagi seluruh warga Kabupaten Tegal.(Sholeh).