IHSG Ambruk 4,88% ke Level 7.923, Pasar Tunggu Hasil Pertemuan OJK–BEI–MSCI

Diterbitkan oleh Redaksi pada Selasa, 3 Februari 2026 08:17 WIB dengan kategori Ekonomi dan sudah 256 kali ditampilkan

EKONOMI - TERKININEWS.COM - IHSG turun dalam sebesar -4,88% ke level 7.923 pada awal bulan februari ini (2/2). Pelaku pasar masih menantikan pertemuan antara OJK, BEI dan MSCI yang akan diadakan senin sore ini (2/2) sementara itu komoditas emas kembali melanjutkan penurunan nya yang juga mengakibatkan penurunan terhadap saham berbasis komoditas tersebut.  Saham  BRPT (-14,81%) AMMN (-14,80%) ANTM (-9,50) turut menekan indeks hari ini.

Tercatat 58 saham menguat dan 720 saham melemah. IHSG -406,9 point (-4,88%) ke level 7.923 dan LQ45 -27,3 poin (-3,27%) ke level 806.

Sectoral Return:
-    IDXBASIC -10,74%
-    IDXCYCLIC -7,66%
-    IDXENERGY -7,66%
-    IDXFINANCE -2,33%
-    IDXHEALTH -1,28%
-    IDXINDUST -5,88%
-    IDXINFRA -6,06%
-    IDXNONCYC -1,73%
-    IDXPROPERT -6,27%
-    IDXTECHN -6,04%
-    IDXTRANS -6,18%

USD/IDR -6 poin (-0,04%) terhadap Rupiah di angka 16.785

Saham yang ditutup menguat

-    PGAS ditutup menguat Rp60 (+2,83%) ke level Rp2.180 Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) menyampaikan, PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. (PGAS) tidak lagi berfokus pada bisnis hilu atau upstream, melainkan pada bisnis midstream dan hilir atau downstream. 


-    TOWR ditutup menguat Rp5 (+0,95%) ke level Rp530 Emiten menara Grup Djarum, PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) mengumumkan rencana pembelian kembali saham (buyback) senilai Rp300 miliar di tengah kondisi pasar yang masih berfluktuasi. 

 
Saham yang ditutup melemah

-    ASRI ditutup melemah Rp4 (-2,54%) ke level Rp153 Joseph Sanusi Tjong selaku Direktur Utama PT Alam Sutera Realty Tbk (IDX: ASRI) telah melakukan transaksi Pembelian sebanyak 2.000.000 lembar saham diharga Rp 161 per saham pada tanggal 28 Januari 2026. 

-    IMPC ditutup melemah Rp350 (-4,70%) ke level Rp2.030 PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) memandang prospek industri bahan bangunan plastik pada tahun ini masih berada di jalur positif seiring kuatnya permintaan pasar domestik.

-    DAAZ ditutup melemah Rp380 (-10,18%) ke level Rp3,350 PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ) terlibat dalam konsorsium pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di Indonesia. Keterlibatan ini ditandai melalui penandatanganan Framework Agreement pada 30 Januari 2026 oleh anak usaha perseroan, Daaz Nexus Energy Limited.