Tak Punya Buku dan Pulpen, Siswa SD di Ngada Akhiri Hidup

Diterbitkan oleh Redaksi pada Rabu, 4 Februari 2026 06:55 WIB dengan kategori Daerah Headline dan sudah 254 kali ditampilkan

NGADA - TERKININEWS.COM -  Penyebab meninggalnya seorang siswa kelas IV Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), akhirnya terungkap. Korban berinisial YBR diduga mengakhiri hidupnya akibat kekecewaan karena permintaannya untuk dibelikan buku tulis dan pulpen tidak dapat dipenuhi oleh sang ibu.

Kepala Desa Naruwolo, Dion Roa, menjelaskan bahwa pada malam sebelum kejadian, YBR meminta uang kepada ibunya untuk membeli perlengkapan sekolah. Namun, permintaan tersebut tidak dapat dipenuhi karena kondisi ekonomi keluarga yang sangat terbatas.

Menurut Dion, YBR sehari-hari tinggal bersama neneknya, sementara ibunya tinggal di desa tetangga. Malam sebelum kejadian, korban menginap di rumah ibunya untuk menyampaikan permintaan tersebut.

“Kondisi ekonomi ibunya memang sulit. Ia harus menanggung kebutuhan lima orang anak, sementara ayah korban sudah berpisah sejak sekitar 10 tahun lalu,” ujar Dion Roa, Selasa (3/2/2026).

YBR ditemukan meninggal dunia dalam kondisi gantung diri di sebuah pohon cengkih di Kecamatan Jerebuu pada Kamis (29/1/2026). Saat proses evakuasi, polisi menemukan sepucuk surat tulisan tangan yang diduga ditulis oleh korban.

Kasi Humas Polres Ngada, Ipda Benediktus R Pissort, membenarkan temuan tersebut dan menyatakan bahwa surat itu memang ditulis oleh YBR.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting akan dampak keterbatasan ekonomi terhadap kondisi psikologis anak serta perlunya perhatian dan perlindungan lebih bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.