Juda Agung Dilantik Wamenkeu, Prabowo Tekankan Sinergi Fiskal dan Moneter

Diterbitkan oleh Redaksi pada Jumat, 6 Februari 2026 06:55 WIB dengan kategori Jakarta Politik Prabowo dan sudah 225 kali ditampilkan

JAKARTA - TERKININEWS.COM - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan dalam Kabinet Merah Putih sisa masa jabatan periode 2024–2029. Pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Kamis (5/2/2026).

Pengangkatan Juda Agung didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 3/M Tahun 2026 tentang Pengangkatan Wakil Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih Periode 2024–2029. Surat keputusan tersebut dibacakan oleh Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara, Nanik Purwanti.

Dalam prosesi pelantikan, Presiden Prabowo memimpin langsung pengucapan sumpah jabatan. Juda Agung bersumpah akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan menjunjung tinggi etika jabatan.

Usai pelantikan, Juda Agung menyampaikan bahwa Presiden Prabowo menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Menurutnya, sinergi antara kebijakan fiskal, kebijakan moneter, dan sektor riil menjadi kunci efektivitas pencapaian program-program pemerintah.

“Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan merealisasikan agenda pemerintahan, diperlukan koordinasi yang erat antara kebijakan fiskal, kebijakan moneter, serta kebijakan di sektor riil agar langkah-langkah yang diambil berjalan efektif,” ujar Juda kepada awak media.

Menanggapi isu intervensi nilai tukar rupiah, Juda menegaskan bahwa kebijakan tersebut sepenuhnya berada dalam kewenangan Bank Indonesia sebagai otoritas moneter. Ia menekankan pentingnya penghormatan terhadap pembagian peran antar lembaga.

Sementara itu, terkait penguatan integritas pejabat dan tata kelola kelembagaan, Juda menilai langkah-langkah yang telah ditempuh Menteri Keuangan dalam beberapa bulan terakhir sebagai upaya yang tepat. Ia juga menyoroti pentingnya pertukaran pengalaman antara otoritas fiskal dan moneter guna memperkuat efektivitas kebijakan ekonomi nasional.

Acara pelantikan ditutup dengan pemberian ucapan selamat dari Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yang kemudian diikuti para tamu undangan. Hadir dalam kesempatan tersebut para pimpinan lembaga negara, menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita.
(BPMI Setpres)