Santuni Yatim Piatu di HUT ke-18, DPC Gerindra Kota Tegal Targetkan Menang Pilkada, Walikota Dorong Politik Santun

Diterbitkan oleh Redaksi pada Jumat, 6 Februari 2026 20:30 WIB dengan kategori Kota Tegal Tegal dan sudah 296 kali ditampilkan

KOTA TEGAL - TERKININEWS.COM - DPC Partai Gerindra Kota Tegal merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 dengan menggelar sarasehan dan tasyakuran yang diisi dengan pemberian santunan bagi puluhan anak yatim piatu. 

Acara yang berlangsung di Aula KUD Karya Mina pada Jumat malam (6/2/2026) juga menjadi ajang konsolidasi kader dalam menyongsong target kemenangan pada Pemilu 2029, Pilkada 2031, serta pemilihan kepala daerah mendatang.
 
Ketua DPC Partai Gerindra Kota Tegal, Susanto Agus Priyono, SH., M.Si., menegaskan bahwa pada usia yang memasuki babak dewasa ini, partainya semakin solid dan siap bersaing. 

Ia mengemukakan bahwa perbedaan karakter di antara kader justru menjadi kekuatan untuk menyatukan langkah, yang tercermin dalam slogan baru yang digaungkan: “Kompak, Bergerak, Berdampak”.
 
“Kompak berarti kita bersinergi dan saling melengkapi satu sama lain. Bergerak menegaskan bahwa Gerindra tetap berakar sebagai partai pergerakan. Sedangkan Berdampak menjadi landasan bahwa setiap langkah kita harus membawa manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.
 
Selain itu, ia juga menginstruksikan seluruh kader untuk melakukan aksi nyata sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan antisipasi bencana, seperti kegiatan bersih-bersih lingkungan dan penanaman pohon secara berkala. 

“Harapan saya untuk Gerindra ke depannya adalah jelas Menang pada Pemilu, menang pada Pilkada, dan terus menang dalam membangun kota ini!” tegasnya dengan penuh semangat.
 
Kepala Kesbangpol Kota Tegal Budi Saptaji, S.STP., M.Si., pada kesempatan ini membacakan sambutan Walikota Tegal yang menyampaikan sejumlah poin strategis terkait penyelenggaraan pemilihan, praktik politik, serta koordinasi antar pihak di wilayah Kota Tegal.
 
Menurut paparan tersebut, pemerintah Kota Tegal telah melakukan studi banding ke Kota Semarang yang sejak tahun 2014 konsisten mengalokasikan bantuan keuangan penyelenggaraan pemilihan sebesar 5.300 rupiah per suara sah. 

“Tingkat alokasi tersebut termasuk dalam kategori tengah ke atas, sesuai dengan pedoman yang telah ditetapkan oleh BERD dan instansi terkait,” jelas Budi Saptaji.
 
Untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemilihan ke depan, pihaknya berencana mengajukan usulan peningkatan besaran bantuan secara bertahap setiap tahun. 

“Kita menargetkan agar besaran bantuan tersebut dapat dinaikkan hingga mencapai sekitar 10.000 rupiah per suara sah pada tahap akhir,” katanya.
 
Sebagai langkah awal, diusulkan agar alokasi bantuan dinaikkan menjadi 7.000 rupiah per suara sah. Keputusan akhir mengenai usulan ini, tambahnya, akan melalui proses musyawarah dan koordinasi mendalam dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan kelayakan serta kesesuaian dengan kondisi kota.
 
Walikota juga mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama menjaga praktik politik yang santun dan menghindari segala bentuk konflik yang tidak konstruktif. Meskipun merupakan kota dengan skala kecil, Kota Tegal telah terbukti secara konsisten menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat.
 
“Kami mengharapkan elemen masyarakat, khususnya generasi muda, dapat menjadi agen perubahan yang menjaga politik di Kota Tegal tetap berjalan positif dan konstruktif,” ujarnya.
 
Partai politik, lanjut paparan tersebut, diharapkan mampu menjalankan peran penting sebagai wahana aspirasi masyarakat, lembaga representasi, serta pelopor dalam membangun nilai-nilai kebangsaan, toleransi, dan kesetiaan pada konstitusi. 

“Perbedaan pandangan politik bukanlah alasan untuk memecah belah, melainkan harus dijadikan sumber kekuatan untuk saling mendukung dan melengkapi guna mencapai kemajuan bersama,” tandasnya.
 
Kepala Kesbangpol juga menamba…