Kehadiran Anggota Satgas Di Desa Gedong, Ini Tanggapan Warga

Diterbitkan oleh Redaksi pada Rabu, 4 Maret 2026 06:28 WIB dengan kategori Tmmd Kendal Tni dan sudah 105 kali ditampilkan

KENDAL - TERKININEWS.COM -  Sepanjang gelaran TMMD regular ke 127 Kodim Kendal di desa Gedong kecamatan Patean, ratusan anggota TNI dari beberapa satuan turut tinggal dan menetap selama sebulan penuh di desa Lokasi TMMD tersebut.

Banyak cerita dan kisah dari keakraban antara anggota satgas dengan warga yang terjalin dalam waktu yang singkat tersebut. Banyak respon positif dari warga untuk mengungkapka rasa senang dan terima kasih mereka atas apa yang di kerjakan oleh anggota satgas.

Jasmi, salah satu Wanita paruh baya warga desa Gedong menuturkan bahwa dengan Adanya TMMD Reguler -127 Kodim 0715 Kendal Warga sangat senang dan bangga desanya di pilih menjadi Lokasi TMMD. “ Jalan desa kami di buat bagus, sehingga akses untuk transportasi sangat mudah dan ketika hujan tidak susah lagi karena licin dan susah di lewati”, terangnya, Senin (03/02/26).

Hal senada di ungkap, Senimah, warga dusun tempuran yang menerima bantuan rehab rumah tak layak huni, berkat TMMD, rumahya di rehab menjadi lebih layak dan nyaman. “Dulu rumah kami dindingnya dari papan, atap banyak yang bocor kalau hujan, berkat bantuan satgas TMMD kini rumah kami sudah lebih layak untuk di tempati”,tuturnya.
Warga lainnya,  Sutarmin (42),menyatakan Dengan adanya program TNI Manunggal Air di lokasi TMMD warga sangat terbantu untuk mendapatkan air bersih, baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun pertanian.

"Kami sangat berterima kasih kepada TNI melalui program TMMD ini, Masalah air bersih adalah kendala menahun di sini, Dengan dimulainya pengeboran ini, warga merasa sangat terbantu dan dan dengan perbaikan instalasi pipa, sekarang air bisa langsung masuk kerumah warga," ujar sutarmin.

Pasiter kodim 0715 Kendal, Lettu Inf Nurwanto selaku koordinator lapangan TMMD reguler menjelaskan bahwa  TMMD merupakan operasiBhakti TNI AD guna membantu pemerintah daerah dalam rangka pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan yang di kategorikan membutuhkan sentuhan pembangunan. 

“Selain sasaran fisik berupa pengecoran jalan, di kerjakan juga sasaran fisik lainya berupa renovasi rumah tak layak huni dan renovasi rumah ibadah, termasuk sasaran non fisik seperti penyuluhan pertanian, penyuluhan bahaya narkoba, dan beberapa penyuluhan lainnya yang sekiranya memberikan manfaat untuk menambah pengetahuan warga dengan mendatangkan narasumber yang berkompeten di bidangnya”, imbuhnya.