Sinergi OJK, BKKBN, dan BAZNAS Kepri Perkuat Ketahanan Ekonomi Keluarga Melalui Edukasi Keuangan dan PemberdayaanUsaha UPPKA
BATAM – TERKININEWS.COM - Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) berkolaborasi dengan Perwakilan BKKBN Provinsi Kepri dan BAZNAS Provinsi Kepri menggelar kegiatan "Pelatihan Pemberdayaan Ekonomi Keluarga bagi Lansia dan Pelaku Usaha (UPPKA)". (Rabu, 06/05)
Sinergi lintas instansi ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan ekonomi keluarga melalui peningkatan literasi keuangan sekaligus pemberian bantuan modal usaha produktif bagi masyarakat di Kepulauan Riau. Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh Kepala OJK Kepri, Sinar Danandjaya, Sekretaris Perwakilan BKKBN Kepri, Siti Jamilah, serta Ketua BAZNAS Kepri, H. Arusman Yusuf.
Dalam sambutannya, Sinar Danandjaya memaparkan data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 yang menunjukkan indeks literasi keuangan Indonesia mencapai 66,46% dan indeks inklusi sebesar 80,51%, meskipun angka ini meningkat signifikan dibandingkan tahun 2024 (Literasi 65,43% dan Inklusi 75,02%).
“Adanya gap atau selisih yang harus diwaspadai agar masyarakat tidak terjebak pada produk keuangan yang tidak dipahami, termasuk risiko investasi bodong dan pinjaman online ilegal” ujar Sinar.
Lebih lanjut, Sinar menjelaskan pentingnya perencanaan keuangan bagi keluarga dan pelaku usaha mikro menggunakan konsep pengelolaan pengeluaran yang ideal, yaitu rumus 10-20-30-40. "Masyarakat perlu membiasakan diri menyisihkan 10% untuk kebutuhan sosial/zakat, 20% untuk menabung dan dana darurat, maksimal 30% untuk angsuran produktif, serta 40% untuk konsumsi atau kebutuhan bulanan," tegasnya.
Sinar juga mengingatkan pentingnya memiliki dana darurat sebagai bantalan ekonomi keluarga serta proteksi melalui asuransi sosial seperti BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Dalam hal pembiayaan, masyarakat dihimbau untuk berutang secara bijak, yakni hanya untuk kegiatan produktif dan dilakukan pada lembaga jasa keuangan yang berizin dan diawasi oleh OJK.
Sebagai bentuk aksi nyata pemberdayaan, BAZNAS Kepri memberikan bantuan berupa paket outlet usaha yang terdiri dari gerobak dan peralatan memasak lengkap untuk mendukung pelatihan memasak fried chicken bagi kelompok UPPKA binaan BKKBN. Sekretaris BKKBN Kepri, Siti Jamilah, menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan monitoring berkelanjutan terhadap operasional usaha tersebut guna memastikan keberlangsungan ekonomi para anggota. Guna mendukung kemandirian, OJK juga membagikan Buku Literasi Perencanaan Keuangan Keluarga sebagai panduan praktis pengelolaan arus kas usaha.
Sebagai penutup, Sinar Danandjaya menegaskan bahwa melalui integrasi antara literasi keuangan dari OJK, pendampingan keluarga dari BKKBN, serta dukungan modal dari BAZNAS, sinergi ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem ekonomi keluarga di Kepulauan Riau yang lebih mandiri, tangguh, dan melek finansial. Dengan keluarga yang berdaya secara ekonomi dan cerdas mengelola keuangan, maka ketahanan sosial masyarakat Kepulauan Riau akan semakin kokoh, sekaligus mampu memutus mata rantai ketergantungan pada aktivitas keuangan ilegal yang merusak tatanan kesejahteraan masyarakat.
***
Informasi lebih lanjut:
Kepala OJK Provinsi Kepulauan Riau – Sinar Danandjaya
Telp: 0778-468996, website: www.ojk.go.id




