Blak Blakan Sebut Owner Kosmetik Ilegal, BPOM Terkesan Tak Punya Tindakan

Diterbitkan oleh Admin pada Sabtu, 11 Juni 2022 16:03 WIB dengan kategori Headline Makassar dan sudah 1.428 kali ditampilkan

MAKASSAR, -- Setelah sekian lama beredar dan mengoperasikan bisnis akhirnya BPOM beberkan beberapa nama dari sang owner yang kuat dugaan tidak memiliki izin.

Dilansir dari laman Pedomanmedia yang terbit  per (10/06). Lalu bagian sertifikasi BBPOM Makassar Abdulrahman, blak blakan menyebut nama ke tujuh Owner tersebut diantaranya, Feny Frans, Hj Imelda Yunus, Abhel Figo, Nurul, Syahraeni, Mimi Hamsyah dan Jeng Ranti.

Namun miris kepada beliau saat di konfirmasi. Sabtu (11/6/2022) seolah enggan membeberkan lebih jauh terkait langkah dan tindakan reprentatif yang akan dilakukan setelah tahu nama nama dari para pelaku bisnis kosmetik ilegal tersebut.

"Mohon maaf dinda... Untuk jawaban dari pertanyaan ta'... silahkan datang ke kantor di bagian pelayanan publik.. Terima kasih 🙏🙏🙏" Ujar Abdulrahman menjawab via pesan singkat Whatsapp miliknya.

Dalam penjelasan Bagian Sertifikasi BBPOM Makassar Abdulrahman, kepada media bahwa untuk mengetahui produk kosmetik ilegal yang beredar bisa dilakukan pengecekan di aplikasi Cek BPOM, dimama aplikasi tersebut sangat akurat dalam pendataan mulai dari nomor registrasi, nama produk, dan produsen atau importir semua terinventarisasi jika produknya legal.

Bahkan Abdulrahman menyebut bahwa, di Makassar hampir seluruh produk kosmetik tidak terdaftar di BPOM lantara mereka sulit untuk mengambil izin edar karena harus menempuh prosedur yang ketat, bahkan kata Ia menyebut, banyak produk, dominan menggunakan bahan baku terlarang yang otomatis tidak lolos uji laboratorium.

Adapun ke 7 Owner Pelaku Bisnis Kosmetik ilegal tersebut yang tidak terdaftar diantaranya Feni Frans dengan empat produk seperti Handbody Booming, Handbody FF, Cream FF dan Pelangsing FF. Empat produk ini berdasarkan penelusuran di aplikasi BPOM, sama sekali tak terdaftar alias ilegal yang mana Feni Frans sendiri termasuk salah satu owner kosmetik kenamaan. Namanya melambung dalam setahun belakangan setelah produk-produknya jadi konsumsi masyarakat luas. 

Selain Feni Frans ada juga brand Hj Imelda Yunus. Owner ini punya 2 produk yakni Pinky Beauty Cream dan Handbody Pinky Beauty. Hasil penelusuran di aplikasi BPOM, produk Imelda Yunus juga tak ditemukan di aplikasi BPOM.  

Kemudian ada brand Abhel Figo yang beralamat di Jalan Sabutung Baru, Makassar. Abhel Figo punya satu produk ternama yakni Cream AF. Ini pun juga tak terdaftar. 

Selanjutnya ada owner bernama Nurul. Produknya ada 4. Di antaranya Cream NRL, Handbody NRL, Gold Serum dan Collaplus NRL. Sama dengan owner lainnya, produk-produk Nurul juga ilegal. 

Ada juga owner Syahraeni. Syahraeni dalam hasil penelusuran punya 3 produk.  Yakni Cream SYR Glow, Handbody SYR dan Serum SYR. Ia juga adalah Pemilik Klinik SYR di Jalan Korban 40.000 Jiwa. 
3 produk Syahraeni tak terdaftar dalam aplikasi BPOM. 

Ada juga owner Mimi Hamsyah. Mimi Hamsyah punya 3 jenis prodak. Yakni MH Whitening Skinker, Toner Miracle MH.  dan lipstik. 3 produk milik Mimi juga tak terinventarisir di aplikasi BPOM.

Yang terakhir adalah Jeng Ranti. Jeng Ranti diketahui punya 4 produk. Yakni Bodi Wash Super Whitening, Handbody Super Whitening, Bleaching Super Whitening dan Cream. Sama dengan 6 owner lainnya, Jeng Ranti juga tak ditemukan di daftar resmi BPOM. (Sumber/**)