Waspadai Invetasi dan Pinjol Ilegal, BKSDM Gandeng OJK Gelar Seminar Edukasi Keuangan

Diterbitkan oleh Achmad Sholeh pada Sabtu, 18 Maret 2023 12:08 WIB dengan kategori Headline dan sudah 368 kali ditampilkan

TEGAL - Fenomena investasi illegal semakin marak kita dengar sekarang. Total kerugian yang diderita oleh korban penipuan investasi illegal juga besar, dari yang berjumlah puluhan miliar hingga ratusan milyar seperti pada kasus korban investasi di Fahrenheit. Ribuan investor menjadi korban penipuan dan dari berbagai lapisan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan oleh Atina chalisa dari Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cabang Tegal pada Seminar Edukasi Keuangan Mengenal Pasar Modal dan Waspada Investasi Ilegal Bagi ASN di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tegal, di Gedung Dadali Kabupaten Tega, Rabu (15/3/2023). 

“Peran OJK adalah 3M yakni mengatur, mengawasi dan melindungi masyarakat dalam berinvestasi baik dalam bentuk saham, obligasi dan reksadana, sehingga diharapkan para ASN dilingkungan Kabupaten Tegal dapat bijak dalam menggunakan gaji dan penghasilannya serta tidak terjebak pada investasi illegal,” kata Atina.

OJK sebagai lembaga independen yang mempunyai fungsi, tugas dan pengaturan terhadap sektor jasa keuangan di Indonesia juga mengingatkan untuk waspada terhadap pinjaman online (pinjol). Modus pinjol illegal yang saat ini marak adalah dengan menawarkan pinjaman melalui SMS atau Whatasapp dari nomor tidak dikenal, menggunakan nama menyerupai fintetch lending legal untuk mengelabui korban dan menawarkan pinjaman cepat tanpa syarat. 

Sementara itu Sekretaris BKPSDM Kabupaten Tegal Yohanes Rafael Hongi Kaha dalam sambutannya mengatakan bahwa maksud diadakan seminar edukasi keuangan untuk memberikan pemahaman kepada seluruh ASN dilingkungan Kabupaten Tegal terkait pasar modal dan investasi sedangkan tujuannya antara lain tersampaikannya kebijakan tentang pasar modal dan investasi, mengenal jenis lembaga keuangan non bank, mewaspadai investasi ilegal, bijak dalam menggunakan uang dan mampu mengelola keuangan keluarga dan organisasi. 

“Saya menyampaikan apresiasi setinggi - tingginya atas terselenggaranya kegiatan ini, sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman bersama terkait pasar modal dan investasi bagi ASN di lingkungan Kabupaten Tegal,” ujar Rafarel.

Seminar edukasi keuangan diikuti oleh peserta dari Organisasi Perangkat Daerah, UPT Puskesmas dan KWK Dikbud Pemkab Tegal serta disiarkan secara live streamin bagi seluruh PNS dan PPPK  dilingkungan kabupaten Tegal.