Dedy Yon Secara Resmi Lantik drg. Agus Dwi Sulistyantono Sebagai Sekda Kota Tegal

Diterbitkan oleh Achmad Sholeh pada Kamis, 21 September 2023 19:17 WIB dengan kategori Jawa Tengah dan sudah 148 kali ditampilkan

TEGAL - Setelah sebelumnya menjadi Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) selama beberapa waktu, drg. Agus Dwi Sulistyantono, M.M., resmi menjabat sebagai Sekda Kota Tegal setelah dilantik Wali Kota Tegal, H. Dedy Yon Supriyono, di Pendopo Ki Gede Sebayu Komplek Balai Kota Tegal, Kamis (21/9/2023).

Sebelumnya Agus Dwi Sulistyantono mengikuti Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama yang dimulai Juli 2023 dan diikuti oleh empat pejabat di Lingkungan Pemerintah Kota Tegal.

Agus Dwi Sulistyantono saat ini masih menjabat Direktur RSUD Kardinah Kota Tegal dan Ketua PMI Kota Tegal. Pria kelahiran Yogyakarta, 11 Agustus 1972 tersebut memulai karir di Puskesmas Margadana sebagai PNS di tahun 2002.

Berikut riwayat jabatan Agus Dwi Sulistyantono :

• Dokter Gigi di Puskesmas Margadana pada 2002 – 2007

• Kepala UPTD Puskesmas Margadana pada 2007 – 2011

• Kabid Pencegahan Penanggulangan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kota Tegal 2011 – 2014

• Kabid Pelayanan RSUD Kardinah 2014 – 2016

• Wakil Direktur Pelayanan RSUD Kardinah 2016 – 2018

• Sekretaris Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak 2018 – 2021

• Wakil Direktur Umum dan Keuangan Rumah Sakit Umum Daerah Kardinah 2021 – 2021

• Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Kardinah 2021 – Sekarang

• Sekretaris Daerah Kota Tegal 2023 -  

Sesaat setelah dilantik, Sekda Kota Tegal menyampaikan bahwa tugas Sekda salah satunya adalah membantu Wali Kota dalam pelaksanaan tugas pemerintahan, pelayanan kepada masyarakat, selain itu tugas untuk mengkoordinasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menjalankan tugas dan fungsi mereka masing-masing supaya bisa terjadi kolaborasi seperti core velue-nya Aparatur Sipil Negara (ASN),  salah satunya adalah bagaimana menciptakan suasana yang "Berakhlak" yaitu berorientasi pada pelayanan, model akuntabel, model harmonis, loyal, kolaboratif dan adaptif sesuai yang diharapkan.

"Sehingga kita harapkan sinergitas antar OPD-OPD yang sudah luar biasa tinggal kita jadikan sebagai super team seperti pesan yang disampaikan Wali Kota, bagaimana agar tidak menjadi super man, tetapi menjadi supper team," ungkap Agus.

Terkait dengan masa pemilu 2024 mendatang, Ia menyampaikan tegas bahwa ASN harus netral. Hal ini sesuai dengan salah satu tugas Sekda bagaimana menciptakan suasana yang harmonis, berkompetisi dalam suasana yang harmonis, sesuai dengan apa yang menjadi target RPJMD Kota Tegal yakni menciptakan iklim drmokratis disiplin bersih dan tentu bagaimana mewujudkan Kota Tegal sebagai kota yang sejahtera.

"Tentu dalam pesta demokrasi kita akan bahu membahu merangkul bersama semua komponen, bahwa itu adalah pesta demokrasi bukan pisau demokrasi," papar Sekda Kota Tegal.

Wali Kota Tegal, H. Dedy Yon Supriyono menyampaikan ucapan selamat kepada drg. Agus Dwi Sulistyantono, M.M, yang baru saja dilantik dan ambil sumpahnya sebagai Sekda Kota Tegal.

Dedy Yon menjelaskan bahwa proses seleksi jabatan Sekda, telah dilaksanakan sesuai mekanisme yang berlaku, dengan melibatkan panitia seleksi, baik dari kalangan birokrat maupun profesional dan akademisi. 

Setelah melalui berberapa tahapan seleksi, panitia seleksi telah merekomendasikan tiga calon Sekda untuk diteruskan mekanismenya melaui koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). 

Seluruh proses seleksi Sekda Kota Tegal telah dinyatakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, seiring dengan diterbitkannya Surat KASN Nomor B-3515/JP.00.00/09/2023 tanggal 14 September 2023 tentang Rekomendasi Hasil Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Pemerintah Kota Tegal. 

"Penetapan Sekretaris Daerah definitif saat ini diharapkan dapat membantu menyelesaikan tugas-tugas Pemerintah Daerah ke depan, karena Sekretaris Daerah punya peran yang sangat strategis dan penting," ujar Wali Kota Tegal.

Wali Kota menyebut Sekda harus dapat menterjemahkan rencana strategis yang telah disusun dan menjabarkan secara konkrit dalam pelaksanaan tupoksi. Apalagi saat-saat ini adalah masa peralihan. 2024 nanti akan ada suasana politis yang mungkin tidak dapat diprediksi.

"Saya sebagai Wali Kota Tegal selalu menekankan untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan komitmen tinggi, jalankan tupoksi kita sebagai pelayan masyarakat dengan sebaik-baiknya," pungkas Wali Kota Tegal.