Rangkup Dayak Bersaudara Tampil Memukau di Pawai Budaya Hari Jadi Batam ke-196

Diterbitkan oleh Redaksi pada Sabtu, 20 Desember 2025 16:04 WIB dengan kategori Batam dan sudah 1.269 kali ditampilkan

BATAM - TERKININEWS.COM - Perayaan Hari Jadi Kota Batam ke-196 tahun 2025 berlangsung meriah dengan partisipasi berbagai komunitas budaya yang ada di Kota Batam. Salah satu yang mencuri perhatian publik adalah keikutsertaan Keluarga Besar Rangkup Dayak Bersaudara (RDB) yang menampilkan atraksi debus serta busana adat Dayak sebagai wujud pelestarian budaya dan penjagaan marwah suku-suku Dayak di tanah perantauan.

Peringatan Hari Jadi Kota Batam yang jatuh setiap 18 Desember menjadi momentum refleksi perjalanan panjang Batam sejak berdiri pada tahun 1829 hingga berkembang menjadi kota strategis dan multikultural. Pada tahun 2025 ini, Pemerintah Kota Batam mengusung semangat pembangunan yang berorientasi pada daya saing, kebersamaan, dan penguatan identitas daerah.

Rangkaian kegiatan Hari Jadi Batam ke-196 digelar sejak awal Desember dengan beragam agenda, mulai dari kegiatan olahraga massal, pertunjukan seni, pawai budaya, hingga hiburan masyarakat. Salah satu agenda yang paling dinantikan adalah pawai budaya yang menampilkan kekayaan adat dan tradisi dari berbagai etnis yang hidup berdampingan di Kota Batam.

Dalam pawai tersebut, kehadiran Rangkup Dayak Bersaudara tampil menonjol melalui atraksi debus yang sarat makna serta penggunaan busana adat Dayak yang autentik. Penampilan ini menjadi simbol keteguhan masyarakat Dayak dalam menjaga identitas budaya, sekaligus menunjukkan kontribusi aktif komunitas perantauan dalam memperkaya kehidupan sosial dan budaya Batam.

Selain sebagai hiburan, partisipasi RDB juga membawa pesan persatuan dan toleransi di tengah keberagaman. Kota Batam dikenal sebagai kota dengan latar belakang masyarakat yang heterogen, sehingga kolaborasi lintas budaya dalam perayaan hari jadi ini menjadi cerminan kuatnya persaudaraan antarwarga.

Pemerintah Kota Batam dalam berbagai kesempatan menegaskan bahwa peringatan hari jadi bukan sekadar seremonial, melainkan sarana mempererat kebersamaan, merawat warisan budaya, serta mendorong partisipasi seluruh elemen masyarakat dalam pembangunan kota.

Melalui penampilan atraksi budaya yang penuh semangat, Rangkup Dayak Bersaudara turut memperkuat pesan bahwa keberagaman adalah kekuatan Batam. Budaya lokal dan budaya perantauan dapat tumbuh berdampingan, saling menghormati, dan menjadi bagian penting dari identitas Kota Batam yang inklusif dan berdaya saing.